Langsung ke konten utama

Detik Kosongku


Ketika ada saat detikku kosong dan ku isi dengan membaca masa lalu, mungkin ia ada sederetan kata kenapa mengintai benak namun hal itu hanya dapati sebuah jawaban berbagai kesalahan, penyesalan atau mungkin berbagai hikmah telah ku kantongi dalam berbagai pengalaman perjalanan hidupku di masa itu, masa penuh dengan air mata ... akh sudahlah mereka tetaplah mereka dan aku tetaplah aku. Ada beberapa yang berubah dalam rasa ini, setidaknya masa kini, hari ini, saat ini aku lebih bersyukur karna masa itu sudah terlewat dan kini aku benar-benar bebas. Terima kasih Tuhan atas rasa ini, rasa dimana aku sudah usai tuk melewati rasa-rasa yang membuat hatiku tak ingin merasakan hal itu lagi. Hanya Kau satu sahabat penolongku yang tetap menyayangiku, tiada yang lain, hanya Kau yang tetap mencintaiku ...

Komentar