Langsung ke konten utama

Terima kasih dan aku bersyukur ...



3 hari kita tak berjumpa rasanya aku berhutang akan sesuatu dalam menyapa rasa syukurku dalam tulisan ini, yach walau begitu hatikulah yang harus tetap terjaga dan ku tak apa jikalau aku melewatkannya hanya karna tak menuliskannya.
Terima kasih bulan romadhan telah tiba walau hatiku masih belum terisi oleh sesuatu yang spesial entah itu harapan yang belum sirna ataupun kedekatanku dengan Tuhanku masih jauh, tapi aku bahagia karna aku masih diberi kepercayaan untuk masih tetap hidup dan masih diberi waktu dalam memperbaiki diri menuju menjadi manusia yang bermanfaat.
Terima kasih walau aku yang belum jua dewasa, tapi ribuan nasihat telah aku dengar. Terima kasih walau begitu setidaknya ada beberapa hal yang membuatku tersadar dan melakukan hal yang benar walau itu hanya satu titik saja. Terima kasih jutaan makna selalu menyertaiku dari setiap perjalanan hidup ini dan mengajarkanku untuk bisa lebih baik dan lebih baik lagi.
Terima kasih untuk segala sesuatu yang tak terduga yaitu sebuah masalah yang mungkin aku merasa sulit untuk menyelesaikannya, terima kasih hal itu ada dalam hidupku petanda aku punya kesibukkan yang berarti, petanda aku pernah hidup di dunia ini, petanda aku ditunggu oleh seseorang yang membutuhkanku, petanda aku punya pengalaman baru, petanda ada hikmah didalamnya, petanda aku harus lebih berhati-hati, petanda aku sedekah pada seseorang.
Terima kasih untuk segala kelebihan dan kekuranganku hingga akhirnya ku ikhlas menerima diriku sendiri.
Terima kasih untuk hatiku yang mengaktifkan sebuah rasa, dimana aku bahagia dan menikmati dari setiap apa yang ku lakukan.
Terima kasih hingga saatnya ku temukan sebuah makna bahwa keadaanku ini sepenuhnya bukan salah Tuhan, bukan berarti pula ku menyalahkan mereka dan aku tau jika semua yang kudapati ini atas ulahku sendiri dan bukan ku bermaksud untuk mencaci diri atas segala kesalahan dan dosa. Disini aku hanya perlu melakukan sesuatu yaitu tindakan nyata bukan sekedar do'a, lamunan dan khayalan. Kau tau do'a yang paling berarti adalah ketika aku meraihnya melalui tindakan nyata. Hingga saat Tuhan melihat seberapa besar kesungguhanku untuk meraih semua itu.
Terima kasih untuk rizkiku yang tak pernah terhenti berupa ilmu, makanan, cinta ...
Terima kasih atas pagi yang selalu menemaniku, terima kasih aku bisa merasakan indahnya hidup ini seperti halnya menghirup udara dengan lega, mendengar suara hujan, melihat keindahan alam, mendengar musik, mendengar suara burung ... Terima kasih hatiku ramai akan hal itu dan jauh terusik oleh sesuatu yang membuatku sakit hati. Terima kasih ku temukan rasa bebas ini dengan menikmati apa yang ku miliki disekitarku.
Terima kasih untuk semua harapan yang belum sirna, untuk masalah yang belum reda, untuk segala kekuranganku dan terima kasih ku diberi akal, tenaga, ilmu, kesehatan hingga ku masih diberi waktu untuk memperbaiki diri, berprasangka baik dan selalu bersyukur pada keadaan apapun. Terimakasih untuk semua yang tidak aku miliki diluar sana aku masih tetap bahagia dengan keadaanku yang sekarang dan ku terima semua itu, aku ikhlas ... Aku ikhlas untuk memiliki semua itu dan kau tau aku bisa bertahan hingga saatnya aku merasakan bahwa semua itu bisa terlepas dengan sendirinya tanpa aku memaksanya untuk pergi. Terima kasih selalu ada jalan diluar dugaanku. Terima kasih Tuhan selalu baik padaku.
  — Light Rain, 18°C

Komentar